Pemilik Motor Matic Wajib Tahu, Ini Tanda V-Belt Harus Segera Diganti

Pemilik sepeda motor matic perlu mewaspadai kondisi v-belt untuk menghindari risiko putus saat sedang berkendara. Komponen ini memiliki peran vital karena jika v-belt putus, tenaga mesin tidak dapat tersalurkan ke roda belakang sehingga motor otomatis tidak bisa berjalan.

Ciri Fisik V-Belt yang Sudah Aus

Mengenali tanda-tanda kerusakan v-belt dapat dilakukan dengan pengecekan visual secara langsung. Ryan Fasha, pemilik bengkel K.1 Garage di Bekasi, menjelaskan bahwa salah satu indikator utama adalah terlihatnya struktur bagian dalam v-belt.

“Kalian bisa lihat bagian samping v-belt, kalau terlihat rajutan kawat poliester yang berwarna putih berarti itu harus diganti,” ujar Ryan saat ditemui di bengkelnya yang berlokasi di Tambun, Bekasi.

Selain melihat bagian samping, pemilik kendaraan juga disarankan memeriksa bagian dalam atau bagian yang bergerigi. Cara mengeceknya adalah dengan membalikkan struktur bergerigi tersebut ke arah luar.

Jika ditemukan retakan di antara bagian bergerigi, hal itu menandakan material karet sudah mengeras dan rawan putus. V-belt yang terbuat dari campuran karet dan rajutan kawat poliester ini akan kehilangan elastisitasnya seiring usia pemakaian.

Rekomendasi Waktu Penggantian Berkala

Untuk menjaga performa motor matic tetap optimal, bengkel biasanya memberikan panduan penggantian secara berkala berdasarkan jarak tempuh atau durasi pemakaian. Langkah preventif ini dinilai lebih baik daripada menunggu komponen tersebut rusak di tengah jalan.

Ryan memberikan contoh pada salah satu model motor matic populer di Indonesia. Menurutnya, pemantauan ketat harus dilakukan saat kendaraan sudah mencapai angka kilometer tertentu.

“V-belt Honda BeAT jika sudah masuk usia 20 ribu Km atau 3 tahun kami sarankan untuk diganti,” jelas Ryan lebih lanjut.

Dengan melakukan servis rutin dan penggantian komponen transmisi sesuai jadwal, pengendara dapat meminimalisir biaya perbaikan yang lebih besar akibat kerusakan komponen lain di dalam area Continuously Variable Transmission (CVT).